Bahaya Kegemukan
Memiliki berat badan berlebih atau obesitas tidak baik untuk kesehatan. Obesitas dapat meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit seperti Diabetes melitus, tekanan darah tinggi, stroke, serangan jantung, dan gagal jantung
Makanan memang merupakan kebutuhan dasar manusia untuk memenuhi
kecukupan gizi. Namun, perlu kontrol agar tak memicu obesitas. Tanpa
kontrol menu dan porsi, makanan justru berpotensi menjadi biang
timbulnya penyakit.
“Status gizi yang baik adalah tidak kelebihan berat badan. Tidak
kelebihan berat badan juga bisa mencegah hipertensi,” kata Triyani
Kresnawan, DCN, Mkes, dari Instalasi Gizi RSCM, dalam seminar mengenai
hipertensi beberapa waktu lalu.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, prevalensi
obesitas umum pada penduduk usia 15 tahun ke atas sebanyak 19,1 persen.
Ada 14 propinsi memiliki obesitas umum di atas prevalensi nasional.
Sedangkan lima provinsi dengan prevalensi tertinggi adalah Kalimantan
Timur, Maluku Utara, Gorontalo, DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.
Secara nasional prevalensi obesitas umum terjadi pada pria sebesar
13,9 persen, lebih rendah dibanding dengan wanita sebesar 23,8 persen.
Prevalensi obesitas umum lebih tinggi terjadi di daerah perkotaan
dibanding pedesaan.
“Mulailah makan makanan sehat seimbang karena dapat mencegah berbagai
penyakit degeneratif di antaranya hipertensi dan obesitas,” Triyani
menambahkan.
Agar bisa mengendalikan penambahan berat badan dan mencegah
hipertensi, ia menganjurkan konsumsi makanan dengan gizi seimbang yakni.
1. Mengonsumsi makanan sehat sesuai kebutuhan tubuh, baik kualitas
maupun kuantitasnya. Usahakan makanan yang dikonsumsi setiap hari
bervariasi
2. Perhatikan proporsi setiap kelompok makanan. Usahakan jangan ada
yang kurang dan jangan ada yang lebih. Disarankan, 50-60 persen kalori
berasal dari karbohidrat, 25 persen dari lemak, dan 15 persen dari
protein)
3. Pembatasan penggunaan lemak jenuh, gula kolesterol, garam dan alkohol. Anjuran asupan garam kurang lebih enam gram perhari.
4. Perhatikan kebutuhan energi berdasar aktivitas fisik
5. Perhatikan budaya makan. Lepaskan diri dari pola hidup modern yang
lebih banyak mengonsumsi junk food, makanan kemasan, atau yang
diawetkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar